✍🏻Al Fatin
Jokowi sangat sukses merusak pendidikan Indonesia.
Selama 10 tahun dengan kurikulum yang ga menyentuh basic core pendidikan sama sekali.
Anak ga boleh tinggal kelas
Anak ga boleh dikasih rangking
Hasilnya?
Sekarang kita panen generasi yang tidak tahu apa-apa.
Kemarin ngobrol sama ponakan yang bersekolah di sekolah negeri favorit.
Dia masuk lewat jalur prestasi, berdasarkan nilai raport saat SD, dan ditempatkan di kelas khusus prestasi (seperti tantenya dulu, uhuuuk )
Bayangan kita, anak2 muridnya pasti pinter kan? Gurunya mudah menjelaskan, anak-anaknya mudah menangkap pelajaran. Kemampuan diatas rata-rata anak lainnya.
Tapi ternyata tidak semua begitu.
Masa perkalian 5 saja tidak hapal
Padahal, itu jenis perkalian paling mudah, karena kelipatan 5.
Saya tanya, kok bisa gitu?
Dia jawab
“Ya gitulah hasil nilai raport yang di katrol, Tante.”
“Kalau perkalian aja ga hapal, kenapa ga diseleksi ulang? Saat kenaikan kelas, kenapa dia tidak dikeluarkan dari kelas itu, dan diganti sama anak lain yang lebih pantas?”
“Ga tahu ya, Tante. Tapi dia anak orang kaya.”
Ohhhh… I see
Siswa yang masuk pake jalur prestasi, masuk kelas prestasi, tapi perkalian basic aja ga hapal?
Padahal perkalian itu basic dasar operasi matematika. Termasuk pecahan yang sangat mengandalkan hapalan perkalian.
Rusaaaak… Rusaaaak
Pendidikannya rusak, ortunya ga sadar diri pula
KLOP !!!







Komentar