Jangan anggap kami BODOH, Pak!!

Impor 105.000 mobil India yang dilakukan BUMN Agrinas untuk Koperasi Merah Putih menuai polemik keras.

Direktur Utama Agrinas Joao Angelo De Sousa Mota mengatakan harga pikap double cabin di dalam negeri saat ini bisa mencapai Rp528 juta per unit. Menurutnya, angka tersebut tidak rasional jika dikaitkan dengan kebutuhan operasional petani dan koperasi desa.

“Saya kemarin melihat itu saya shock juga gitu. Ternyata harga 4×4 itu kalau di katalog itu sampai Rp528 (juta) gitu. Itu hampir tidak mungkin petani mampu beli,” ujar Joao dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Pernyataan ini mendapat tanggapan dari netizen.

“Toyota Hilux Rangga (pick up) yang dibanderol mulai Rp 194,3 juta hingga Rp 221,5 juta untuk varian pickup/chassis (2024), atau Toyota Hilux Single Cab mulai Rp 283,7 juta.
𝗝𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗮𝗻𝗴𝗴𝗮𝗽 𝗸𝗮𝗺𝗶 𝗕𝗢𝗗𝗢𝗛‼️,” sentil akun X @kangmirdja.

Lagian kenapa memaksakan harus 4X4 (off-road)??

“Pick up 4×4 daya angkutnya terbatas dibanding pick up biasa. Lagian untuk apa spec 4×4? Orang desa mana yg pake pick up 4×4 buat berniaga? Makin asbun aja ini org. Pilihan lain banyak dan jauh lebih murah, apalagi buatan dlm negeri, dan perawatan jg lebih mudah,” ujar akun @EastDawn2.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar