Israel menggunakan Bom Termobarik yang dipasok AS yang membuat ribuan warga Gaza menguap jadi abu

Investigasi Al Jazeera pada Februari 2026, yang mengutip data dari Pertahanan Sipil Gaza, melaporkan bahwa militer Israel telah menggunakan senjata termobarik dan termal yang dipasok AS di Gaza, yang mengakibatkan hilangnya atau “penguapan” hampir 3.000 warga Palestina.

Karakteristik Senjata: Investigasi tersebut menuduh penggunaan senjata, termasuk bom MK-84 dan penghancur bunker BLU-109, yang menggunakan campuran yang mengandung bubuk aluminium (seperti Tritonal) untuk menghasilkan panas ekstrem, yang dilaporkan melebihi 3.500°C (6.332°F).

Dampak pada Tubuh Manusia: Panas dan tekanan ekstrem dari amunisi ini dilaporkan mengubah tubuh manusia menjadi abu, hanya menyisakan fragmen kecil daging atau jejak darah dalam beberapa kasus, dengan 2.842 warga Palestina tercatat “menguap” sejak Oktober 2023.

Insiden Spesifik: Investigasi menunjukkan penggunaan senjata ini dalam insiden seperti pemboman sekolah al-Tabin pada Agustus 2024 dan serangan terhadap “zona aman” al-Mawasi pada September 2024, yang dilaporkan melenyapkan para korban.

Kesaksian Pakar: Pakar militer yang dikutip dalam laporan tersebut menjelaskan bahwa senjata termobarik menyebarkan awan bahan bakar yang terbakar, menciptakan tekanan berlebih yang besar dan efek vakum, yang dapat menghancurkan jaringan manusia.

Implikasi Hukum: Pakar hukum yang dikutip oleh Al Jazeera berpendapat bahwa penggunaan senjata ini di daerah padat penduduk merupakan kejahatan perang, dan bahwa pasokan senjata yang berkelanjutan oleh Amerika Serikat membuat mereka terlibat.

Sumber: Aljazeera

[VIDEO]

Komentar