Iran dan Hizbullah telah menemukan kelemahan dalam sistem peringatan dini rudal Israel dan mengeksploitasinya tanpa ampun. Begini caranya:
1) Iran menargetkan radar peringatan dini AN/FPS-132 yang berbasis di Qatar dan beberapa radar pita X AN/TPY-2 di Yordania, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. Sistem-sistem ini sebelumnya menyediakan deteksi jarak jauh yang dibutuhkan untuk peringatan 10 menit yang diperpanjang.
2) Hizbullah menyerang Teleport Ha’Ela di dekat Beit Shemesh. Itu adalah stasiun komunikasi satelit yang sangat penting.
3) Iran secara khusus menargetkan Pangkalan Udara Sdot Micha, yang menampung sistem rudal anti-balistik Arrow dan radar Green Pine yang terkait.
4) Dengan secara sistematis “membutakan” jaringan radar AS dan Israel, Iran telah mengubah jaringan sensor yang berlebihan menjadi “tambal sulam dengan celah serius,” sehingga mengekspos baterai pertahanan rudal terhadap serangan langsung.
5) Iran dan Hizbullah tampaknya sedang berupaya melakukan serangan besar-besaran di masa depan di mana lapisan deteksi dan intersepsi Israel akan melemah sehingga lebih banyak rudal dapat lolos. Setiap serangan terhadap infrastruktur saat ini merupakan investasi untuk serangan yang lebih besar di kemudian hari.
6) Serangan terhadap radar Qatar dan baterai THAAD UEA menunjukkan bahwa pertahanan Israel sebagian bergantung pada sistem Amerika yang sendirinya rentan dan secara geografis jauh. Itu adalah ketergantungan yang rapuh.
7) Setiap sistem dirancang untuk ancaman spesifik. Baterai Patriot dapat menangani drone tertentu tetapi tidak dapat menangani rudal balistik jarak jauh, tembakan senapan mesin, atau rudal antitank. Hal ini meninggalkan celah yang dapat dieksploitasi oleh musuh.
8) Ketika Anda menggunakan baterai pertahanan udara untuk melindungi baterai pertahanan udara lainnya, baterai tersebut tidak lagi melindungi wilayah sipil atau target lainnya. Di lingkungan Israel yang dijaga ketat, hal ini menciptakan pilihan sulit antara dua hal.
9) Sebagai akibat dari semua ini, warga Israel kemudian menyadari bahwa waktu peringatan menjadi lebih singkat, atau bahkan tidak ada sama sekali.
Ada rasa frustrasi yang mendalam di Israel, baik di kalangan warga sipil maupun pejabat, atas ketidakmampuannya melindungi warga dari serangan artileri. Kebohongan yang didengar semua orang di media, bahwa Hizbullah dan Iran telah dikalahkan dan tidak memiliki kemampuan lagi, hanya memperburuk frustrasi tersebut.
(✍🏻Shaiel Ben-Ephraim)







ya kalau gini apa salah kalau negara tetangga diserang, secara mereka menampung penyamun, jadi sarang bajak laut .. padahal jelas-jelas sasaran utama adalah sarang penyamun dan bajak laut-nya, .. kenapa sekarang marah-marah pada …
Hancurkan israel