Pernyataan Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Victor Laiskodat, mendadak menjadi sorotan publik di media sosial.
Pernyataan itu terekam dalam video yang diunggah ulang oleh akun Instagram nalarlogika id
Banyak yang mengecam pernyataan Victor Laiskodat.
Pernyataan Victor tersebut langsung menuai kritik keras dari masyarakat dan pemerhati lingkungan.
Banyak pihak mempertanyakan pemahaman wakil rakyat terhadap isu perubahan iklim.
Tapi… benarkah pernyataan “Hutan bukan penyumbang oksigen terbesar di dunia, tapi laut luas”?
Pernyataan ini SETENGAH BENAR, SETENGAH SALAH.
LAUT memang penghasil oksigen terbesar di dunia.
Laut Penghasil 50%-80% Oksigen di Bumi.
Kerap kali kita mendengar hutan sebagai paru-paru dunia yakni tempat penghasil oksigen. Tapi, tahukah kamu kalau bukan hanya hutan saja yang menghasilkan oksigen berkapasitas besar? Laut ternyata juga bisa menghasilkan oksigen. Bahkan laut diestimasi menghasilkan oksigen mencapai 50%-80% oksigen yang ada di bumi. (Sebagai perbandingan, seluruh hutan di dunia, termasuk Hutan Amazon, diperkirakan menyumbang sekitar 20% hingga 28% oksigen Bumi.)
Sebagian besar dari oksigen yang dihasilkan laut ini berasal dari plankton. Sama seperti pohon, plankton ini juga berfotosintesis yang prosesnya menggunakan klorofil dan cahaya matahari. Plankton menyerap karbondioksida dan mengeluarkan oksigen.
Para peneliti menggunakan gambar satelit untuk memperhitungkan oksigen yang dihasilkan laut dengan melacak kegiatan fotosintesis yang dilakukan plankton. Hasil yang ditemukan berbeda-beda di tempat yang berbeda karena dipengaruhi oleh kandungan nutrisi dalam air laut, temperatur, serta faktor-faktor lainnya. Di tempat tertentu juga ditemukan perbedaan hasil oksigen berdasarkan waktunya.
NAMUN… walaupun laut menghasilkan oksigen cukup besar di bumi (bahkan melebihi apa yang dihasilkan tumbuhan-tumbuhan di daratan), ternyata oksigen ini bukanlah oksigen yang biasa kita (manusia) hirup.
Kebanyakan hasil oksigen dari laut ini kembali dikonsumsi oleh hewan-hewan dan tumbuhan laut.
Tapi jangan salah. Hal ini berarti sama pentingnya laut untuk dijaga. Seperti menjaga kelestarian hutan. Karena dengan berkurangnya oksigen di laut, maka ekosistem laut juga akan terpengaruhi seperti matinya hewan laut karena tidak adanya oksigen.
Sumber: https://www.biorock-indonesia.com/laut-penghasil-50-80-oksigen-di-bumi/







Komentar