Hoax: Suriah akan bekerja sama dengan IsraeI untuk saling bertukar informasi intelijen

Hoax: Suriah akan bekerja sama dengan IsraeI untuk saling bertukar informasi intelijen

Konteks yang benar dalam berita Aljazeera, Amerika menawarkan kepada Suriah untuk membuat jalur komunikasi khusus tingkat intelijen dengan IsraeI, di bawah pengawasan Amerika. Karena selama ini kedua pihak tidak memiliki saluran komunikasi yang terhubung, sebagai 2 pihak yang masih berstatus perang.

Jalur komunikasi ini bukan bentuk kerja sama, melainkan Amerika menginginkan kedua pihak bisa saling menghubungi untuk meredakan ketegangan.

Hampir sama dengan saluran komunikasi khusus Turki-IsraeI di Suriah untuk meminimalisir bentrok, atau saluran komunikasi khusus Amerika-Rusia juga di Suriah, untuk menghindari konflik kedua kekuatan.

Dari pihak Suriah setuju dengan tawaran AS, dengan syarat IsraeI menghentikan seluruh kegiatan militernya di teritori Suriah. Tapi IsraeI belum menyetujuinya (setuju ada saluran komunikasi tapi belum setuju penghentian aktivitas sepihak), mungkin masih berusaha meminimalisir keuntungan yang didapat oleh kubu Suriah.

Saluran komunikasi yang ditawarkan Trump di masa depan terbuka untuk urusan lain selain masalah keamanan, misalnya perpindahan barang dan orang di garis depan Suriah-IsraeI.

Mengapa Amerika main di urusan kecil begini bukan langsung normalisasi?

Ya kali, kalau langsung tawaran normalisasi pasti ditolak mentah-mentah oleh Suriah.

Dalam politik itu, kalau hal besar tidak mungkin tercapai, mereka akan main di hal-hal kecil dulu.

(Pega Aji Sitama)

Komentar