HEBOH! Ada ortu sakit oleh dokter disarankan obat yang harganya 1,5 juta per tablet, di India cuma 30ribu per tablet

THREAD di atas adalah pengalama nyata. Dan banyak yang komen punya pengalaman yang sama dengan obat dari India.

DAN MEMANG BENAR.

India dijuluki sebagai “Apotek Dunia” (Pharmacy of the World) karena peran dominannya sebagai pemasok utama obat-obatan terjangkau secara global. Negara ini memenuhi sekitar 20% permintaan obat generik dunia berdasarkan volume dan memproduksi lebih dari 60% vaksin global.

Berikut adalah faktor-faktor kunci yang membuat India mencapai posisi tersebut:

1. Reformasi Hukum Paten (1970)

    Momen titik balik terjadi melalui Undang-Undang Paten 1970 yang dipelopori oleh Indira Gandhi. Undang-undang ini hanya mengakui paten pada proses pembuatan, bukan pada produk akhirnya. Hal ini memungkinkan perusahaan farmasi India untuk melakukan teknik reverse-engineering pada obat-obatan mahal milik Barat dan memproduksinya menggunakan metode baru yang jauh lebih murah.

    2. Keunggulan Biaya Produksi

      Struktur biaya di India memberikan keuntungan kompetitif yang besar bagi industrinya:

      • Tenaga Kerja Murah: Biaya operasional dan tenaga kerja di India jauh lebih rendah dibandingkan negara-negara Barat.
      • Skala Ekonomi: Kapasitas produksi massal yang sangat besar memungkinkan perusahaan India mencapai harga per unit yang sangat rendah.
      • Inovasi Hemat: Fokus pada pengoptimalan proses R&D untuk hasil maksimal dengan investasi minimal.

      3. Sumber Daya Manusia dan Infrastruktur

        • Tenaga Terampil: India memiliki ribuan ilmuwan, ahli kimia, dan insinyur farmasi yang mampu menangani sintesis kimia yang kompleks dan mematuhi regulasi internasional.
        • Fasilitas Terakreditasi: India memiliki jumlah pabrik farmasi yang disetujui oleh US FDA terbanyak di luar Amerika Serikat, yang menunjukkan kepatuhan terhadap standar kualitas global.

        4. Dukungan Pemerintah

          Inisiatif seperti skema Production Linked Incentive (PLI) memberikan insentif finansial untuk meningkatkan produksi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada bahan baku dari luar negeri (seperti dari Tiongkok).

          Sumber: https://www.business-standard.com/industry/news/what-are-generic-medicines-and-how-india-became-the-pharmacy-of-the-world-123081500313_1.html

          Tinggalkan Balasan

          Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

          3 komentar

          1. tidak bisakah indonesia buat obat yang murah tapi berkualitas?..

            Penyebab utamanya krn sistem kapitalistik & ktdk-mampuan penguasa dlm mengelola smua amanat rakyatnya!

            Sudahlah sistemnya yg bobrok, ditambah SDM² para pembuat kebijakannya yg bermental kapitalis + inlander!

          2. Ya tapi jangan salah kan dokter nya. Dokter nya pun kalau sakit harga nya juga segitu.. Kalau ditanggung BPJS.. Bpjs pun harus membayar segitu untuk klaim obat nya. Barang India memang agak murah makanya banyak bahan baku obat diimpor dari India dan china. Kalau obat yang bagus biasanya bahan baku nya diambim dari Eropa atau Amerika.. India memang sudah mandiri dalam penyediaan obat. Teman saya pernah kaget disana. Walau rumah sakit nya kumuh tapi diberi obat2 generasi terakhir.. Setelah ditelusuri ternyata sudah dibuat di dalam negri jadi harga nya murah