Seorang motovloger asal Indonesia bernama Daeengg membagikan pengalaman uniknya saat melakukan perjalanan darat menuju Makkah untuk ibadah. Mengendarai motor dari tanah air, ia melintasi sejumlah negara, salah satunya Iran. Di negeri kaya minyak itu, Daengg dibuat terkejut ketika mengisi bahan bakar di sebuah stasiun bensin lokal.
Menurut pengakuannya dalam sebuah video vlog, harga bensin di Iran yang ia temui sangat murah. “Saya isi penuh motor, sekitar 12 liter, tapi bayarnya cuma enam ribu rupiah kalau dihitung dengan uang kita. Jadi, per liternya hanya sekitar Rp 500 perak,” ucapnya dengan nada tak percaya.
Berikut ini unggahan video oleh akun ig @daeengg
Perbandingan harga ini tentu membuat publik Indonesia tercengang. Bagaimana tidak, di Tanah Air harga bensin jenis Pertalite saja masih berkisar di atas Rp 10.000 per liter. Perbedaan mencolok ini terjadi karena Iran memang termasuk negara dengan cadangan minyak bumi terbesar di dunia. Pemerintah setempat memberikan subsidi besar-besaran kepada warganya sehingga harga jual bahan bakar bisa ditekan sangat rendah.
Data internasional juga menguatkan fakta bahwa harga bensin di Iran memang salah satu yang termurah di dunia. Berdasarkan catatan Global Petrol Prices, rata-rata harga bensin di Iran berkisar US$0,03 per liter, atau setara beberapa ratus rupiah saja. Harga tersebut bisa semakin murah lagi bagi penduduk lokal yang mendapat kuota subsidi bulanan.
Pengalaman Daengg ini menjadi potret nyata betapa berbedanya kebijakan energi di tiap negara. Jika di Indonesia harga bahan bakar kerap jadi polemik politik dan ekonomi, di Iran harga super murah ini sudah dianggap hal biasa. Bahkan, banyak wisatawan asing yang baru pertama kali berkunjung selalu terkejut ketika membandingkan dengan harga bensin di negaranya masing-masing.
Kisah perjalanan Daengg yang sederhana namun penuh warna ini sontak ramai diperbincangkan netizen. Selain kagum dengan harga bensin di Iran, warganet juga memberikan dukungan terhadap perjalanannya menuju Makkah. “Luar biasa, jadi tahu langsung kondisi di sana. Semoga perjalanannya lancar sampai tujuan,” tulis salah seorang komentator.
Dengan harga bensin yang hanya Rp 500 per liter, pengalaman Daengg di Iran menambah daftar cerita uniknya selama perjalanan lintas negara menuju Tanah Suci.






