Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia era Presiden SBY, Dr. Dino Patti Djalal menanggapi pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri RI terkait serangan AS terhadap Venezuela.
“Saya heran membaca pernyataan @Kemlu_RI terkait Venezuela yg sangat standar dan sama sekali tidak menyebut Amerika Serikat. Sejak kapan kita sungkan/takut mengkritik kawan yg lakukan pelanggaran hukum internasional ?” kata Dino Patti Djalal di akun X @dinopattidjalal, Senin (5/1/2026).
“Kenapa Menlu @Menlu_RI Sugiono sampai sekarang tidak bersuara, padahal dunia menunggu pandangan Indonesia sebagai pemain Global South yg penting,” ujarnya.
“Ini momen Indonesia perlu percaya diri menunjukkan sikap, sama ketika kita dulu menentang invasi AS terhadap Iraq. Bebas aktif itu artinya BERANI berpendirian. Bermitra dgn AS, dan dgn negara manapun, tidak boleh menjadikan Indonesia negara penurut yg mengorbankan hal2 yg prinsipil,” tandas mantan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat (2010β2013) itu.
Komen makjleb netizen:
“Saya pikir sudah rahasia umum bahwa pemerintah Indonesia memang beraninya sama rakyatnya sendiri,” komen akun X @namazu_sensei.







Komentar