DI BALIK MEGAHNYA DUBAI, ADA DARAH RAKYAT SUDAN YANG MENGERING

Semakin kita gali genosida di Sudan, semakin kuat aroma busuk yang datang dari kemegahan kota Dubai.

  • Dubai dikenal sebagai “City of Gold”, pusat perdagangan dan penyulingan emas dunia.
  • Padahal faktanya, UEA tidak memiliki tambang emas dalam skala industri.
  • Dari mana asal emas – emas itu?
  • Dari tambang-tambang di Afrika Timur dan Tengah, termasuk Sudan, Chad, Republik Afrika Tengah, dan Kongo, banyak di antaranya dikendalikan oleh milisi bersenjata, bukan perusahaan sah.
  • Di Sudan, laporan investigasi ndependen di bawah PBB menunjukkan bahwa sebagian rantai pasokan emas ke Dubai berasal dari wilayah yang dikuasai RSF (Rapid Support Forces), milisi yang berevolusi dari Janjaweed, kelompok yang menumpahkan darah di Darfur dan menjadi pasukan bayaran koalisi Saudi – UEA di Yaman.
  • RSF menguasai tambang emas Jebel Amer di Darfur Utara, mengirimkannya ke Dubai melalui jaringan perusahaan bayangan untuk disuling dan dijual kembali ke pasar global.
  • Setiap gram emas yang berkilau di butik perhiasan Dubai mungkin berasal dari keringat dan darah rakyat Sudan, dari desa yang dibakar, keluarga yang diusir, dan perempuan yang diperkosa oleh milisi yang sama.

Sumber:

  • Laporan UN Panel of Experts on Sudan 2024
  • Global Witness 2019
  • Reuters Special Report 2022
  • BBC Arabic 2020

Komentar