Dari Total 21.381 Dapur MBG (SPPG) Baru 9,1% Yang Punya Sertifikat Halal

Dari data BGN aja, SPPG yang sudah memiliki Sertifikasi (Total SPPG saat ini 21.381):

  • SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi): 7,704 (36%)
  • HACCP: 700 (3.3%)
  • Sertifikasi Chef: 5,840 (27.3%)
  • Sertifikasi Halal: 1,940 (9.1%)

Apa kesimpulan yang bisa kita ambil? Ya seperti yang kita lihat di lapangan….

  • masih jauh dari kata “Bergizi”
  • keracunan masih menghantui

*Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) adalah bukti tertulis resmi dari pemerintah daerah/Dinas Kesehatan yang menyatakan bahwa usaha pengelolaan makanan (restoran, katering, depot air minum, kantin) memenuhi standar keamanan dan kebersihan pangan. SLHS wajib dimiliki untuk mencegah risiko keracunan makanan dan kini sering diurus melalui sistem OSS RBA.

*HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) adalah sistem manajemen keamanan pangan preventif yang diakui secara internasional untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan bahaya (biologis, kimia, fisik) secara sistematis dalam rantai produksi. Fokus utamanya adalah mencegah bahaya sebelum terjadi, memastikan keamanan produk, dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *