Allah Mahakuasa, Tapi Tetap Harus Berusaha
Allah Ta‘ala berfirman:
وإنَّ اللَّهَ عَلى نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌ
“Dan sesungguhnya Allah benar-benar Mahakuasa untuk menolong mereka.”
Ayat ini merupakan perintah untuk mengambil sebab-sebab kemenangan. Allah sebenarnya mampu memberikan pertolongan kepada mereka dengan mukjizat tanpa peperangan dan tanpa usaha apa pun.
Namun, Dia menghendaki agar kaum Muslimin mengambil sebab-sebab yang dengannya mereka meraih kemenangan, agar jiwa mereka tidak bersandar pada sikap tawakal yang keliru (berpangku tangan) dan meninggalkan amal untuk Allah dan agama-Nya.
Sebab, orang yang memperoleh kemenangan tanpa sebab dan tanpa keletihan, dengan apa ia berhak atas surga?
Seandainya setiap orang yang mengikuti Islam dan risalah Nabi Muhammad ﷺ selalu menang tanpa sebab yang ditempuh, tanpa ujian dan kesulitan yang dilalui, serta hanya digerakkan oleh takdir tanpa pilihan dan usaha, niscaya semua orang akan masuk Islam karena melihat keuntungan dunia dan kekuasaan yang cepat diraih.
Padahal Allah tidak menghendaki bagi agama-Nya kecuali orang-orang yang datang dengan kejujuran dan keikhlasan, yang benar-benar menginginkan Allah dan negeri akhirat.
At-Tafsîr wal-Bayân li Ahkâm al-Qur’ân, Al-Hajj: 39
(Syaikh Dr. Abdul Aziz AthTharifi hafizhahullah wa fakka asrah)






