WASPADA: BISNIS PENIPUAN BERKEDOK AGAMA (SEDEKAH)
Oleh: Jonru Ginting
Barusan saya ditawari sebuah bisnis penipuan berkedok sedekah. Sejak awal saya langsung tahu bahwa ini penipuan, sebab modusnya sangat klasik. Modus yang sudah ada sejak zaman sebelum ada komputer dan internet.
Saya membuat tulisan ini dengan harapan: Semoga tidak ada di antara kita yang terkecoh lalu menjadi korban.
Jadi seperti inilah modus penipuannya:
1. Kita diajak bersedekah Rp 18.000 ke rekening sebuah yayasan. Lalu kita juga diajak bersedekah ke 3 nomor rekening pribadi.
(Mereka pakai bahasa-bahasa agama seperti berkah, sedekah berjamaah, amal jariyah, “hasilnya untuk membangun pesantren”, dst).
Agar lebih jelas, seperti ini gambarannya:
(1) Rekening Yayasan
(2) Rekening si A
(3) Rekening si B
(4) Rekening si C
Kita disuruh sedekah Rp 18.000 ke rekening yayasan, rekening A, rekening B, dan rekening C.
2. Setelah itu, kita mengajak orang lain untuk gabung (Si D), lalu si D juga melakukan hal yang sama.
3. Lalu si D pun mengajak orang lain gabung, dan seterusnya. Sehingga terciptalah struktur keanggotaan yang bertingkat-tingkat seperti MLM.
Dengan skema seperti itu, maka:
- Yayasan sebagai orang yang posisinya paling atas, pasti untung besar. Karena dia dapat banyak transferan dari downline-downline yang direkrut.
- Orang-orang yang berada di level ke-2 dan seterusnya pun pasti untung lumayan besar.
- Yang rugi adalah orang-orang yang gabung belakangan. Mereka tidak berhasil merekrut orang karena pasar sudah jenuh. Sehingga mereka tidak dapat apapun.
Jadi skema seperti ini adalah ponzi, money game, dan arisan berantai yang jelas-jelas penipuan.
Skema seperti ini BUKAN MLM, karena tidak ada akad jual beli produk. Tapi orang awam akan menuduh ini MLM karena faktor ketidaktahuan.
Modus penipuan seperti ini berpotensi besar bisa mengecoh banyak orang (khususnya umat Islam), karena mereka pakai kedok sedekah dan bahasa-bahasa agama seperti berkah, amal jariyah, “uangnya dipakai untuk membangun pesantren”, dan sebagainya.
Saran saya, jangan mudah terkecoh oleh modus penipuan seperti ini.
Silahkan SHARE SEBANYAK-BANYAKNYA agar saudara-saudara kita lainnya tidak sampai menjadi korban.







Ini sih udah lama bgt bung…cuman tampilannya di bumbui istilah agama.seingat saya th 90 an ini sdh ada namanya arisan berantai. Kalo dulu transaksinya lewat weselpos. Ya betul nama yg diawal sdh pasti untung. Yg gabung belakangan siap2 gigit jari