Bandara Internasional Dubai (DXB) saat ini sedang mengalami gangguan operasional yang signifikan dan gelombang keberangkatan yang besar akibat eskalasi konflik regional antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Meskipun bandara telah kembali beroperasi secara terbatas sejak 10 Maret 2026, situasi di lapangan tetap sangat dinamis dengan ribuan penumpang yang berusaha meninggalkan wilayah tersebut.
Situasi Operasional Terkini (per 11 Maret 2026)
- Status Bandara: DXB dan Bandara Internasional Al Maktoum (DWC) telah dibuka kembali namun hanya melayani jadwal penerbangan terbatas.
- Kebijakan Penumpang: Otoritas bandara sangat menyarankan penumpang untuk tidak datang ke bandara kecuali telah menerima konfirmasi keberangkatan langsung dari maskapai mereka.
Layanan Maskapai:
- Emirates: Sedang berupaya memulihkan jaringan penuh dan saat ini terbang ke sekitar 84 destinasi.
- flydubai: Beroperasi dengan jadwal yang dikurangi dari Terminal 2 dan 3.
- Maskapai Internasional: British Airways, Lufthansa, Air France, KLM, Cathay Pacific, Singapore Airlines, dan beberapa maskapai penerbangan internasional lainnya telah menangguhkan penerbangan ke Dubai. Sementara yang lain mengalihkan rute melalui hub alternatif seperti Muscat atau Riyadh.
Dampak Konflik terhadap Perjalanan
- Evakuasi & Repatriasi: Puluhan ribu pelancong asing sedang mengantre untuk penerbangan keluar, dengan beberapa beralih ke jet pribadi atau perjalanan darat ke Arab Saudi dan Oman untuk mencari penerbangan alternatif.
- Penangguhan Visa & Denda: Pemerintah UEA telah mengeluarkan perpanjangan visa darurat dan menghapus denda overstay bagi pelancong yang terdampar akibat penutupan ruang udara.
- Saran Perjalanan: Beberapa negara, termasuk Inggris dan Kanada, telah memperbarui saran perjalanan mereka, mendesak warga untuk menghindari semua perjalanan ke UEA dan berlindung di tempat sampai situasi stabil.
[VIDEO]







resiko berkawan sama negara biadab biang dari persoalan negara2 didunia ini yaitu Amrik dan Isra hell.
mamam tuh kebijakan lu tuh UAE