Aslinya klarifikasi Bu Rektor UGM tuh sebenarnya begini…

Oleh: Moeflich H. Hart

Aslinya klarifikasi Bu Rektor UGM tuh sebenarnya begini:

“Saya ini diangkat sebagai rektor oleh Presiden Jokowi. Kalau saya menyatakan ijazah Jokowi palsu, berarti saya membatalkan kepresidenan Jokowi alias Jokowi tidak sah sebagai presiden. Presiden tidak sah mengangkat saya sebagai rektor, berarti saya juga tidak sah dong secara hukum sebagai rektor dan harus berhenti. Itu berat bagi saya, malu dong saya. Sebagai rektor kan bergengsi.”

“Makanya, daripada membatalkan kerektoran saya sendiri dengan menyatakan ijazah UGM Jokowi palsu, mendingan saya pertahankan saja bahwa ijazah UGM Jokowi itu asli walaupun saya ngomong tanpa bukti. Itu lebih safe bagi saya. Biarin saya jadi tampak dungu dan rakyat gak percaya juga. Saya akui para penggugat palsunya ijazah Jokowi itu, Roy Suryo, Bang Rismon dan Dr. Tifa dkk-nya itu kuat bukti dan argumentasinya. Tapi saya tuh pengen banget jadi rektor, pliiiiss …. mengerti. Walau saya menyadari kerektoran saya kok bukannya bergengsi ya tapi malah bikin saya pusing, dihujat rakyat se-Indonesia bahkan oleh para mahasiswa UGM sendiri.”

“Kalau kalian ada di posisi saya, saya yakin Anda akan paham dengan keruwetan saya ini. Pliiiss … deh mengerti. Tapi memang sih, sumber dari semua masalah ini adalah saya jadi pendukung Jokowi. Itu kesalahan fatal dan kebodohan saya yang paling saya sadari, padahal saya ini profesor doktor yang katanya pinter. Kalau para pendukung buta Jokowi di luar sana sih biarin aja.

“Tapi kalau mendukung Jokowi dulu saya adalah sebuah kebodohan, berarti semua partai politik, para politisi, para menteri, para pejabat tinggi, para akademisi, para ulama, orang-orang pintar, semua bodoh dong. Tapiii bisa jadi, bener juga yaa … bodoh alias buta dari akal sehat dan kebenaran bagaimana melihat calon pemimpin yang bener. Akhirnya, kita semua jadi ruwet begini.”

“Terakhir, maafkan saya telah mempertahankan keruwetan ini dengan pernyataan tanpa bukti saya bahwa ijazah UGM Jokowi itu asli. Saya gak berdaya …. Pliiiss mengerti …!!”

Kira-kira begitulah sebenarnya suara hatinya 😊☕🚬🚬

(sumber: fb)

Komentar