Perusahaan pertambangan Arab Saudi, Ma’aden, secara resmi mengumumkan penambahan sumber daya emas baru sebesar 7,8 juta ons pada Januari 2026. Penemuan ini memiliki nilai estimasi sekitar US$36 miliar (setara kurang lebih Rp570 triliun).
Berikut adalah rincian utama dari pengumuman tersebut:
- Lokasi Penemuan: Sumber daya baru ini tersebar di empat lokasi utama, yaitu:
- Mansourah Massarah: Penambahan bersih sebesar 3 juta ons.
- Wadi Al Jaww: Penemuan awal (maiden resource) sebesar 3,08 juta ons.
- Uruq 20/21 dan Umm As Salam: Penambahan gabungan sebesar 1,67 juta ons.
- Mansourah Massarah: Penambahan bersih sebesar 3 juta ons.
- Signifikansi Strategis: Penemuan ini merupakan salah satu penambahan sumber daya mineral terbesar di Arab Saudi dalam beberapa dekade terakhir. Langkah ini mendukung strategi diversifikasi ekonomi Vision 2030 untuk menjadikan sektor pertambangan sebagai pilar ketiga industri Kerajaan selain minyak dan gas.
- Rencana Masa Depan: Ma’aden berencana melanjutkan program pengeboran dan eksplorasi intensif di wilayah Arabian Shield hingga sepanjang tahun 2026 untuk terus memperluas cadangan emas dan mineral lainnya.
Sumber:







Komentar