Saya ajarkan kalian sesuatu yang mungkin luput kalian lihat. Saya kasih contoh soal LPDP, mumpung 48 jam terakhir saya full power membahas ini.
Tahu DAAD? Lembaga ini ngasih 140.000 beasiswa per tahun, banyaaaak banget. LPDP itu kecil sekali dibandingkan DAAD. (Kuota beasiswa LPDP per tahun cuma 5.750 kursi).
60.000 lebih beasiswa DAAD dikasih buat mahasiswa non Jerman/asing. Uangnya dari pajak WNJ, warga negara Jerman. Apakah pernah netizen Jerman jejeritan minta 60.000 mahasiswa pertahun ini balikin duitnya? Mengabdi ke negara Jerman? Namanya juga beasiswa prestasi, maka sekali lolos, hak dia dapat. Selesai.
Tapi baiklah, lupakan soal DAAD sejenak. Saya bahas LPDP lagi. Nah, kenapa kalian seharusnye mendorong LPDP beosk lusa juga lebih fleksibel. Karena:
1. Kalian masih SMP, SMA?
Bagus. Kalian ternyata pintar di sekolah, ranking; maka penting sekali kalian bersuara agar LPDP ke LN utk anak2 terbaik itu fleksibel. Kenapa? Duh, besok lusa kalian keterima LPDP, kalau konsepnya berubah, kalian bisa stay di Inggris, AS, seruuu. Dan kalian tetap bisa berkontribusi ke negara dgn cara2 lain.
2. Tapi, gimana kalau kalian sudah tua-tua?
Tetap relevan. Bayangkanlah anak cucu kalian besok pintar2, cerdas, keterima juga di LPDP. Saat konsepnya sdh berubah, bisa stay di LN, wah asyik toh. Anak kalian bisa stay di Jerman, gaji miliaran per tahun. Kalian bisa ngikut ke sana, jalan2, menikmatinya juga.
Berpikirlah strategis. Ayo.
Tapi baiklah, buat yg masih ngotoooot sekali LPDP harus pulang, demi bangsa dan negara, demi nasionalisme, patriotisme; maka pastikan 10-20 tahun dari sekarang kalian tetap begitu. Karena ehem, kalau anak cucumu betulan lolos LPDP, tinggal di sana, dan dia ternyata beda pendapatnya, wah repot, anak cucumu pengkhianat dong?
Terakhir, saya kasih PR, cari tahulah tentang DAAD, mereka benar-benar “investasi jangka panjang” tanpa ribet maksa ini dan itu. Negara orang memang asyik sih, mereka mau ngabisin duit buat pendidikan, tanpa pamrih. Tanpa jualan nasionalisme, patriotisme. Di sini, ngabisin 335 triliun buat MBG, ratusan triliun buat KMP, eeh, yg diributin mbak2 LPDP. 🙂
(Tere Liye)
***
Beasiswa DAAD (Deutscher Akademischer Austauschdienst) adalah program beasiswa bergengsi dari Pemerintah Jerman untuk studi S2/S3 dan penelitian, yang mencakup biaya kuliah penuh, tunjangan bulanan (sekitar €934-€1.300 sekitar Rp 19-26 juta), asuransi, dan biaya perjalanan.







sitenizi takip ediyorum makaleler Faydalı bilgiler için teşekkürler