ANIES BICARA SAWIT, PRABOWO KALAU DENGER BISA TANTRUM LAGI

“Soal hutan itu soal kehidupan, bukan soal fotosintesis saja. Bagaimana nasib orang hutan, harimau Sumatra, gajah, badak. Mereka semua belum bisa hidup di perkebunan. Belum bisa. Jadi, mereka gak bisa hidup di perkebunan. Mereka membutuhkan hutan.

Kalau dicek di catatan ahli biologi disebutkan bahwa hanya 15 persen dari spesies hutan yang bisa hidup di kawasan kebun. Hanya 15 persen. 85 persen lainnya gak bisa.

Jadi, ketika ada yang bilang semua pohon sama, kita perlu dengan tegas dan santun mengkoreksinya. Bukan karena kita anti sawit, karena sawit juga punya porsi dalam perekonomian kita dan kita membutuhkan. Tetapi, tempatnya bukan di atas puing-puing hutan primer yang dibabat habis.

Sebenarnya, kalau kita tanya lebih jauh ya, dari industri sawit ini seberapa banyak unsur masyarakat diuntungkan? Siapa yang sesungguhnya dapat keuntungan?

Nih, saya lihat datanya. Faktanya, petani kecil sawit itu kontribusi 1/3 dari produksi sawit di Indonesia. Tetapi, keuntungan mereka nyaris nol. Kesejahteraan mereka nyaris tidak meningkat.

Laporan-laporan internasional menunjukkan bahwa nilai industri sawit global itu senilai 285 miliar dolar. Dan 2/3 dari angka 282 miliar dolar itu, dinikmati perusahaan besar dihilir dari industri sawit.”

Demikian cuplikan yang disampaikan Anies Baswedan di acara Rakernas I Ormas Gerakan Rakyat di Jakarta, Sabtu (17 Januari 2026).

[VIDEO]

[FULL VIDEO]

Komentar