“ANGIN TAK PUNYA KTP” Pujian Pembenci Anies

Kalau saya perhatikan, rata-rata pembenci Anies Baswedan tidak mengerti dengan kata-kata yang disematkan atau cemohan yang disematkan kepada Anies Baswedan yang mengatakan “angin tidak punya KTP”. Ini selalu digaungkan. Jangan-jangan mereka hanya menciplak. Copy-paste saja dari yang lain.

Sebenarnya, mereka memuji Anies Baswedan.

Ini berkaitan dengan polusi udara di Jakarta. Bahwa Anies tidak mampu mengatasi polusi dan menyalahkan angin. Kan begitu ceritanya.

Pertanyaannya, apakah ada Gubernur di Jakarta yang mampu mengatasi polusi udara di Jakarta? Jawabannya, tak ada sama sekali. Tak ada. Bahkan Jokowi pun tidak.

Saya berani mengatakan itu berdasarkan fakta dari BMKG. Jangan-jangan kawan-kawan tidak tahu juga yang disematkan kepada Anies Baswedan. Sebenarnya, mereka memuji Anies Baswedan.

Karena satu-satunya Gubernur yang mampu menerangkan kepada masyarakat tentang polusi udara atau kenapa polusi udara tidak bisa diatasi di Jakarta. Anies lah yang mampu menjelaskan. Gubernur yang lain tak mampu, bahkan Presiden sendiri pun tidak mampu menjelaskan kenapa di Jakarta itu polusi udara tidak bisa diatasi.

Ceritanya sebenarnya begini kawan-kawan. Artinya ini mereka memuji Anies Baswedan. Anies yang mampu menerangkan.

Ini berdasarkan data BMKG. Kawan-kawan tahu, di sekitar Jakarta itu, di bagian Bekasi, di luar Jakarta. Yang bukan otorisasi gubernur Jakarta.

Sebenarnya ini adalah wewenang dari Presiden. Karena lintas daerah, lintas provinsi. Di luar Jakarta, di daerah, saya kurang tahu juga daerah tenggerang ke sana, Jabodetabek di luarnya itu, kan banyak pabrik-pabrik itu.

Di situlah pabrik-pabrik itu di Bekasi (Jawa Barat). Pabrik-pabrik di situ itu sumber asapnya, bukan lain.

Dan berdasarkan data BMKG, ini diambil oleh Anies Baswedan di analisanya. Berdasarkan data, kemana arah angin? Selalu arah angin itu ke Jakarta. Kalau ke Jakarta, arah angin dari pabrik-pabrik yang berdempetan, yang banyak di Bekasi tersebut, jelas-jelas polusi udara akan naik.

Itu wewenang presiden. Tutup itu pabrik-pabrik itu semua. Anies bisa sebenarnya, kalau pabrik-pabrik ada di Jakarta. Tapi pabriknya bukan di Jakarta, di Bekasi.

Artinya, dengan disematkan terus-menerus oleh para pembenci Anies Baswedan ini, satu-satunya yang saya katakan, mereka sebenarnya mengingatkan kita kembali jasa Anies Baswedan untuk literasi kepada masyarakat, bahwa polusi di udara Jakarta itu tak satupun gubernur yang mampu mengatasinya dan menerangkan. Anies menerangkan dengan jelas.

[VIDEO]

Komentar