[PORTAL-ISLAM.ID] Driver Maksim ngamuk, kantor digeruduk gara-gara hoaks Wakil Menteri Tenaga Kerja, driver Maxim di Sukabumi dan Tasikmalaya murka.
Mereka mengeruduk kantor Maxim setelah Wamenaker mengapresiasi aplikator tersebut, menyebut bahwa BHR (Bantuan Hari Raya) untuk driver berkisar antara 500 ribu hingga 1 juta. Tapi kenyataannya, banyak driver yang sama sekali tidak menerima uang tersebut.
Di beberapa daerah, alih-alih uang tunai, BHR justru diberikan dalam bentuk paket sembako. Dan itu pun hanya untuk segelintir orang. Mayoritas driver merasa dibohongi dan dikecewakan.
Jelas, ini bertentangan dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto, yang menegaskan bahwa BHR harus berupa uang tunai, bukan sembako.
Kini, Wamenaker tampak kebingungan menghadapi amarah para driver.
[VIDEO]
Akibat bacot hoax wamen @KemnakerRI , driver dan aplicator berantem
— ꦩꦸꦂꦠꦝ (@MurtadhaOne1) March 31, 2025
Kasian rakyat cuma ditipu berkali2 sama pemerintah#IndonesiaGelap pic.twitter.com/sLZre2V9SC