Apakah Kita Bisa Menikahi Gadis Saudi?
Pertanyaan ini dilontarkan kepada saya tadi pagi.
Menjawab hal ini, saya katakan: "Kalau dalam pandangan agama, semua sepakat bahwa orang yang paling mulia adalah yang paling bertakwa."
Hanya saja, apakah menurut pandangan sosial masyarakat, sama saja demikian?
Begini, saya ceritakan...
Di Saudi, karena saking banyaknya pendatang dari berbagai negara, melihat keumuman orang itu dari jenis profesinya.
Orang Mesir biasanya jadi mandor. Orang Bangladesh jadi petugas kebersihan.
Kalau orang kita, biasa dikenal berprofesi jadi supir, sedangkan yang perempuan jadi asisten rumah tangga (ART).
Saat bepergian ke sebuah tempat, seringkali saya ditanya orang Saudi: "Kamu nyupir dimana?. Sudah, ikut kerja sama saya saja."
Ketika saya dan istri pergi haji tahun 2023 silam bersama rombongan haji dalam negeri Saudi, istri saya ditanya oleh ibu-ibu Saudi: "Mana majikan kamu?." Dia kira istri saya adalah ART di sini.
Pernah satu kejadian, istri saya didekati madam Saudi, dia bilang: "Kamu orang Indonesia ya? Yuk kerja sama saya saja."
Pertanyaan seperti ini bukan dengan maksud merendahkan. Memang keumumannya orang kita dikenal berprofesi hal tersebut.
Ada dosen saya, dengan terus terang dia minta kepada saya dicarikan ART untuk di rumahnya.
Pernah juga seorang Syaikh pengawas asrama mahasiswa keluarga meminta berkali-kali kepada kami agar didatangkan ART dari Indonesia.
Seorang teman sedang bertugas menjaga stand pameran kementerian kita, acara resmi negara, dia didatangi oleh orang Saudi, minta ART.
Teman saya ini sampai jengkel, sambil bilang: "Kita ini sedang buka acara resmi negara, sedang promosi pariwisata, bukan sedang promo ART."
Orang Arab tadi cuek saja. Lha wong nanya bener. Dan biasanya juga banyak ART dari Indonesia.
Sisi lain tentang orang kita di Saudi, banyak yang tertangkap melakukan kejahatan, terutama karena pelanggaran masalah akhlak.
Ya. Di salah satu provinsi yang dikenal angat relijius, puluhan orang yang ditangkap karena melakukan tindakan jual diri. Jadi PSK.
Juga, saat ini sudah mulai bermunculan orang-orang kita yang jadi kurir Narkoba di Saudi, dan mereka banyak yang ditangkap karena melakukan kesalahan tersebut.
Jadi, kalau pertanyannya adalah apakah mungkin laki-laki Indonesia menikah dengan perempuan Saudi?
Jawabannya ya mungkin saja terjadi.
Hanya saja, melihat dari keadaan di atas, kira-kira mau tidak perempuan Saudi menikah dengan orang kita?.
Mekkah Al Mukarramah, 2 Syawal 1446 H.
(Budi Marta Saudin)
*fb