1.58.02 itulah durasi video kedua dari Riyadh Bajrey, Subhanallah sungguh besar syubhatnya...


Oleh: Abdul Aziz bin Abiibakar

1.58.02 itulah durasi video kedua dari saudara RB, subhanallah sungguh besar syubhatnya dalam membenarkan & mendukung perbuatannya, bukan lagi makruh atau haram hukum rokok menurut dia, tapi halal dan boleh.. subhanallah.

Dari syubhatnya, dia katakan bahwa kambing kalo dimakan setiap hari dan rokok apabila dikonsumsi setiap hari, mana yg lebih bahaya? Ya, pasti yg duluan klenger yg makan kambing setiap hari.

Begitu juga Coca cola dan minuman kemasan lainnya, itu lebih berbahaya daripada rokok karena kandungannya lebih membahayakan tubuh jika dikonsumsi setiap hari.

Jawaban kita;

{ ۞...... وَكُلُواْ وَٱشۡرَبُواْ وَلَا تُسۡرِفُوٓاْۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلۡمُسۡرِفِينَ }

........ Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sesungguhnya, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.

(Q.S. Al a'raf : 31)

Tidaklah sama bahaya yg dihasilkan rokok dgn makanan atau minuman yg halal, semua yg halal kita diperintahkan untuk mengkonsumsinya sesuai kebutuhan dan jangan berlebihan, semua yg berlebihan itu membahayakan.

Kita contohkan saja perbandingan bahaya antara rokok dan Coca cola, ini hasil dari kesimpulan para ahli yg saya ambil dari beberapa sumber..

Baik rokok maupun Coca-Cola memiliki dampak negatif bagi kesehatan, tetapi dalam cara yang berbeda:

Rokok
Sangat berbahaya karena mengandung nikotin, tar, karbon monoksida, dan ribuan zat kimia beracun lainnya.

Menyebabkan kanker paru-paru, penyakit jantung, stroke, dan gangguan pernapasan.

Merokok pasif (menghirup asap rokok dari orang lain) juga berisiko menyebabkan penyakit.

Ketergantungan tinggi karena nikotin bersifat adiktif.

Coca-Cola (Minuman Bersoda)

Tidak seberbahaya rokok, tetapi tetap memiliki efek negatif jika dikonsumsi berlebihan.

Tinggi gula, yang dapat menyebabkan obesitas, diabetes tipe 2, dan kerusakan gigi.

Kandungan asam fosfat bisa merusak enamel gigi dan berpotensi mengganggu keseimbangan kalsium dalam tubuh.

Jika diminum dalam jumlah besar secara rutin, bisa meningkatkan risiko penyakit metabolik.

Kesimpulan

Rokok jauh lebih berbahaya karena bisa menyebabkan penyakit serius bahkan dalam jumlah kecil dan memiliki efek adiktif.

Coca-Cola berbahaya jika dikonsumsi berlebihan, terutama karena kandungan gulanya.

Kalau harus memilih yang lebih merusak kesehatan, rokok lebih berbahaya dibanding Coca-Cola.
---

Intinya orang ini sudah sangat jauh dan berat syubhat dan bahayanya, akan masuk akal jika didengarkan tanpa ada ilmu dan pembanding.

Bahaya sungguh bahaya, terutama bagi para ikhwah dan para santri, tutup baik2 telinga dari syubhat orang ini, tidak ada para Masyayikh dan asatidzah yg mengharamkan rokok jika tidak ada informasi dari para ahli tentang bahayanya dst.

Bayangkan jika asatidzah, ikhwah, akhwat, pondok pesantren dan para santri yg berada diatas manhaj salaf semuanya merokok dgn dalil dan hujjah orang ini, puluhan tahun pengajian salaf kami lihat begitu memerangi dan melarang semua jama'ahnya, keluarganya dan orang2 sekitarnya agar jangan merokok, alasan dan hujjahnya adalah kandungan rokok yg mengandung ribuan keburukan dari dzat dan dampaknya menurut para ahli dan agama melarang semua hal yg khobaits.

(*)
Baca juga :