MACAN SIRKUS

✍🏻 @Naz_lira

Lagak aja Singa, tingkah macam Kakak Tua, omon banyak, tapi takut terbang.

Mertua dia pun dulu juga tentara, tapi macam bumi dan langit aja. 
Mertua dulu seperti Elang, mulut diam, terbang paling tinggi, melihat paling tajam, tahu mana musuh mana teman, mana lawan mana kawan.

Singa tuh dikalung anjing pun tak mau, apalagi dicucuk hidung macam Kerbau. Ini dah macam Ayam rabun, Musang datang nak cabik pun dicium.

Jiwa Ksatria itu merebut kemenangan, bukan karena penurut lalu dihadiahi bintang-bintangan.
Kalau nyali masih pucat tak usah lah jadi pemimpin. Ini NKRI bung, Merah ya Merah, Putih ya Putih, tak ada cerita abu-abu, itu baru nyali.

Macan itu, meski tua dan pincang, selama dalam kawanan Macan, ia tetaplah Sang Raja pada habitatnya, tapi begitu berkawan dengan tikus, maka ia tak lebih dari sekedar Macan Sirkus.

Terakhir bung, tak perlu mengaku pandai besi, jika masih berguru pada tukang kayu, tak usah sesumbar jaga NKRI, jika melawan jepit ketiak Sedayu pun kau belum mampu.

Baca juga :