Skore Kinerja Prabowo di Food Estate 0,7 dari 100

𝐒𝐜𝐨𝐫𝐞 𝐤𝐢𝐧𝐞𝐫𝐣𝐚 𝐩𝐫𝐚𝐛𝐨𝐰𝐨 𝐝𝐢 𝐟𝐨𝐨𝐝 𝐞𝐬𝐭𝐚𝐭𝐞 0,7 𝐝𝐚𝐫𝐢 100

By @HusodoYoga

Food estate mulai dicanangkan pada 3 tahun lalu, tepatnya pada 6 Juli 2020 𝐏𝐫𝐞𝐬𝐢𝐝𝐞𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐮𝐧𝐣𝐮𝐤 𝐏𝐫𝐚𝐛𝐨𝐰𝐨 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐥𝐞𝐚𝐝𝐞𝐫 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐩𝐫𝐨𝐠𝐫𝐚𝐦 𝐢𝐧𝐢, dibantu oleh menteri PUPR dan menteri pertanian. Secara garis besar, food estate adalah program ekstensifikasi pertanian, membuka lahan yang besar dan mengubahnya menjadi lahan pertanian

2 bulan setelah dicanangkan, food estate mulai dikerjakan di Kalimantan Tengah, yaitu daerah gunung emas, sedangkan PT yang terlibat dalam program ini berdasarkan penelusuran Tempo, adalah PT yang baru dibentuk 5 bulan sebelumnya yaitu PT Agrinas dimana susunan direksinya terdapat setidaknya 3 dari Gerindra dan banyak juga staff Agrinas merangkap sebagai pegawai kementerian pertahanan, 𝐦𝐮𝐧𝐠𝐤𝐢𝐧 𝐢𝐧𝐢 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝 𝐀𝐧𝐢𝐞𝐬 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 di food estate.

Food estate berencana untuk membuka 6 ribu hektar hutan hujan tropis, tepat 4 bulan setelah dicanangkan, beberapa anggota TNI terlibat dalam pembabatan hutan, dimana hutan yang sudah dibuka saat itu sekitar 670 hektar, dan karena itu adalah hutan tentunya banyak kayu yang dihasilkan, kemanakah kayu-kayu tersebut? Tiada yang tahu dan tiada yang mengerti

Awalnya food estate menanam singkong pada bekas hutan tersebut, namun karena tanahnya berpasir, singkong tak kunjung tumbuh dalam kurun waktu 3 tahun, sehingga untuk menutupi kegagalan tersebut didatangkanlah jagung dalam polibag untuk 3-4 hektare lahan tersebut, dan itupun hasilnya juga tidak memuaskan.

Dari sisi anggaran, food estate masuk dalam kategori PSN (Proyek Strategis Nasional), dimana anggaran yang dihabiskan 2021-2022 sekitar 1,5 triliun, di 2023 ada anggaran sekitar 2,4 triliun dan nanti di 2024 dianggarkan 2,56 triliun. Jokowi sendiri mengatakan anggaran yang dibutuhkan sekitar 108 triliun.. mengingat menurut laporan PPATK 36% masuk ke kantong ASN dan politisi.. maka 38 triliun bisa masuk ke kantong mereka.. apalagi kalo pelaksananya orang dalam.. pasti akan lebih luar biasa.. dan apa hasilnya setelah 3 tahun berjalan? Bisa dibilang 0 besar karena panen jagungnya juga tidak signifikan.

Sampai disini, kalo kita merasionalkan menjadi skor penilaian kinerja Prabowo di food estate, maka dapat kita hitung dari lahan yang sudah dibabat yaitu sekitar 670 hektar dibandingkan dengan jagung polybag yg dipanen oleh Jokowi sekitar 4 hektare..atau didapat 𝐡𝐚𝐧𝐲𝐚 0,69%.. jadi 𝐬𝐜𝐨𝐫𝐞 𝐏𝐫𝐚𝐛𝐨𝐰𝐨 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐟𝐨𝐨𝐝 𝐞𝐬𝐭𝐚𝐭𝐞 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 0,7 𝐝𝐚𝐫𝐢 100, walaupun sudah dikatrol oleh jagung polybag..𝐧𝐢𝐥𝐚𝐢 𝐢𝐧𝐢  𝐣𝐚𝐮𝐡 𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐫𝐞𝐧𝐝𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐩𝐚𝐤 𝐀𝐧𝐢𝐞𝐬 𝐁𝐚𝐬𝐰𝐞𝐝𝐚𝐧.. sepertinya pak Anies Baswedan masih berbaik hati memberikan score 11 dari 100..

Tanam singkong tumbuh jagung
4 Triliun hilang siapa yg nanggung?
Sudah diberi proyek untuk dijadikan panggung
Hasilnya gak nendang karena kapasitas nanggung
Eh, malah maksa ikut pemilu padahal gampang tersinggung

👇👇
Baca juga :