[PORTAL-ISLAM.ID] Seorang ibu Afghanistan dengan burqa compang-camping duduk seharian di sebuah jembatan di kota Kabul menjadi penyemir sepatu.
Tak pernah beranjak dari pagi hingga Maghrib, bahkan shalat pun dilakukannya di aspal itu.
Sehari pendapatannya hanya setara Rp 15 ribu - 25 ribu.
Ibu ini memiliki tanggungan 9 anak yang harus dinafkahi. 3 diantaranya adalah cucunya.
Sang suami meninggal sejak lama setelah menjadi korban perang. Jenazah dipulangkan dalam kantung karena kondisinya hancur berserakan.
Adapun suami putrinya menghilang setelah divonis sakit kronis dan pergi tak mau menyusahkan keluarga, diduga sang menantu juga telah meninggal.
Hampir tiap hari selama seminggu sang ibu menyemir dalam keadaan berpuasa demi membawa pulang uang utuh agar mereka bisa makan malam.
[Video]
In a land where women face countless challenges, Bibi Wasima defies all odds.
— TRT World (@trtworld) June 4, 2023
Get ready to witness the untold story of a remarkable mother. Follow her footsteps as she navigates life’s challenges and inspires us all.
Watch our full documentary: https://t.co/sF6K1FEq4K pic.twitter.com/Ruv4eRQQrv