"Ceu Popong bukan hanya pimpinan sidang, tetapi dia adalah tokoh yang sangat dihormati di Jawa Barat. Memperlakukannya yang cenderung melecehkan, sama dengan melecehkan masyarakat Jawa Barat," ucapnya, Jumat (3/10) seperti dilansir RMOL.
Sebagai politisi senior, Ceu Popong harusnya dihormati dan jadi tauladan. Sikapnya yang santun dan menjunjung budaya Sunda merupakan hal langka yang melekat pada para politisi.
Karena itu, Sunatra menuntut politisi PDIP tersebut untuk meminta maaf. "Saya meminta kepada pelakunya untuk meminta maaf kepada Ceu Popong secara pribadi dan masyarakat Jawa Barat secara umum. Permintaan maaf harus dilakukan secara terbuka lewat media massa," tegas anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra ini.
Mengenai jalannya sidang paripurna yang alot, Sunatra melihat sebagai hal yang wajar. "Persidangan di parlemen biasa diwarnai dinamika karena banyaknya kepentingan politik. Yang penting, semua bisa menjaga sikap," tandasnya.
Sidang paripurna pemilihan pimpinan DPR Rabu malam sampai Kamis dinihari kemarin, diramaikan oleh hujan interupsi dan kericuhan. Anggota DPR dari PDIP, Yulian Gunhar naik sampai ke meja pimpinan sidang. Yulian bahkan sempat mencium pipi dan memijat bahu Utje Popong Djundjunan, yang saat itu menjadi pimpinan sidang sementara. (pm)
Karena itu, Sunatra menuntut politisi PDIP tersebut untuk meminta maaf. "Saya meminta kepada pelakunya untuk meminta maaf kepada Ceu Popong secara pribadi dan masyarakat Jawa Barat secara umum. Permintaan maaf harus dilakukan secara terbuka lewat media massa," tegas anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra ini.
Mengenai jalannya sidang paripurna yang alot, Sunatra melihat sebagai hal yang wajar. "Persidangan di parlemen biasa diwarnai dinamika karena banyaknya kepentingan politik. Yang penting, semua bisa menjaga sikap," tandasnya.
Sidang paripurna pemilihan pimpinan DPR Rabu malam sampai Kamis dinihari kemarin, diramaikan oleh hujan interupsi dan kericuhan. Anggota DPR dari PDIP, Yulian Gunhar naik sampai ke meja pimpinan sidang. Yulian bahkan sempat mencium pipi dan memijat bahu Utje Popong Djundjunan, yang saat itu menjadi pimpinan sidang sementara. (pm)