
Ini disampaiakn pada jumpa pers utusan Hamas, Dr. Mahmud Zahar, beserta perwakilan Fatah, Azam Al Ahmad, di Kairo Rabu (25/2) kemarin pasca pembicaraan damai dua faksi terbesar di Palestina itu. Atas prakarsa Mesir, dua pihak saat ini sudah mulai membahas pemembebasan tahanan politik dari dua kelompok.
Kesepakatan itu memberi dampak positif bagi pertemuan yang dilangsungkan hari ini Kamis (26/2) yang dihadiri semua faksi perjuangan Palestina.
Di mana Musa Abu Marzuk, Wakil Biro Politik Hamas sebagai wakil organisasi itu, sedangkan Fatah diwakili oleh Ahmad Qari’ yang difasilitasi oleh Kepala Intelijen Mesir, Umar Sulaiman. [tho/mfi/www.hidayatullah.com]