
Sebagai seorang kepala pemerintahan, Nabi Muhammad SAW menempatkan para sahabatnya di pos-pos jabatan sesuai dengan profesionalisme mereka.
Sebut saja Zaid bin Tsabit yang ditugaskan untuk menulis surat kepada raja-raja, Ali bin Abi Thalib yang bertugas menulis akad-akad perjanjian, al-Mughirah bin Syu’bah yang menulis berbagai kebutuhan Nabi yang bersifat mendadak, Abdullah ibnul Arqam yang bertugas mencatat utang-piutang dan akad lainnya di tengah masyarakat, dsb.
Dalam buku Kuttabun Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam, Prof Dr MM A’zhami merilis 65 nama sahabat yang tampil sebagai sekretaris Nabi.
Jumlah itu merupakan hasil penelitian dari berbagai sumber, plus nama-nama baru yang berhasil beliau temukan pada manuskrip-manuskrip yang belum ditemukan oleh ulama sebelumnya.
"Dengan membaca buku ini, kita akan berdecak kagum tentang kehebatan Islam dan sistem administrasinya. Kita juga akan mengenal para sekretaris Nabi SAW lengkap dengan biografi singkatnya. Dan tentunya, buku ini sangat bernilai tinggi bagi para pembaca yang memiliki perhatian terhadap sejarah peradaban Islam," kata Prof Dr KH Ali Mustafa Yaqub, MA, pengasuh Pesantren Luhur Ilmu Hadits Darus-Sunnah, Jakarta.
Judul: 65 Sekretaris Nabi
Penulis: Prof Dr Muhammad Musthafa Al-Azhami
Penerbit: Gema Insani Press
Tebal: 240 halaman
----
Sumber: inilah.com