"Wahai anakku, telah banyak nasehat yang aku berikan kepadamu. Dan, kini tiba saatnya aku sampai ke penghujung nasehat itu."
Lalu, Lukman melanjutkan, "Maka, aku nasehati engkau dengan enam hal. Didalam enam hal itu ada ilmu orang-orang terdahulu dan ilmu orang-orang kemudian."
"Pertama, janganlah engkau menyibukkan dirimu dengan urusan dunia kecuali sesuai dengan kadar sisa usia kamu. Kedua, sembahlah Rabb kamu sesuai kadar kebutuhan dirimu kepada-Nya. Ketiga, beramallah untuk akhirat kamu sesuai kadar kedudukan apa yang engkau inginkan di sana kelak. Keempat, hendaknya kesibukanmu adalah bagaimana melepaskan belenggu dirimu dari (neraka) yang belum jelas apakah engkau nanti akan selamat atau tidak darinya. Kelima, hendaknya kelancanganmu kepada tindakan maksiat sesuai dengan kadar kesabaran dan kesanggupanmu merasakan azab Allah."
"Dan, keenamnya, bila engkau memang ingin melakukan maksiat, maka carilah tempat yang tak bisa dilihat oleh Allah, tidak juga bisa dilihat oleh malaikat."