15 menit

Lima Belas Menit

Ustadz Dr. Ahmad Sarwat

Sebelum naik mimbar, pengurus berbisik ke telinga saya, ceramahnya 15 menit saja ya pak ustad.

Saya pun mengangguk sambil memberi tanda jempol tanda setuju.

Kejadiannya kemarin ketika saya ceramah di Masjid Raya Pondok Indah. Maka ketika mengawali ceramah saya katakan kepada jamaah : Tenang saja jamaah sekalian, jatah saya cuma 15 menit. Nanti kalau kelamaan tolong diingatkan.

Toh tujuan kita datang ke masa ini bukan mau dengerin ceramah tapi mau salat tarawih. Ceramah itu boleh Ada boleh tidak sifatnya aksesoris saja. Yang utama itu adalah salat tarawih.

Bahkan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pun juga tidak ada kultum tarawih. Orang dari seluruh dunia berkerumun di dalam masjid itu bukan juga untuk mendengarkan ceramah, tapi untuk salat Tarawih dan itikaf di dalamnya.

Maka belum sampai 15 menit saya pun sudah mulai siap-siap untuk mengakhiri ceramah.

Jamaah pun bahagia, tidak kelamaan dengerin ceramah. Toh isinya pun biasanya template, pentingnya puasa, keutamaan puasa, hikmah puasa, hehe…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *