Betul sekali, 1 penerima beasiswa LPDP = bisa habis maksimal 2 miliar, sementara gaji guru honorer Rp 300.000. Gaji nakes juga rendah.
Kamu betul sekali. Ngapain ngasih ke LPDP. Mending hapus total saja LPDP ke LN (kampus-kampus Luar Negeri). Saya setuju 1000%. Fokus ke beasiswa dalam negeri. Biar nggak ada kejadian lagi anak yang nggak mau pulang. Toh anak-anak yang pintar ini bisa nyari cara lain kuliah di LN, kalau memang pintar.
Nah, tapi ambyarnya urusan ini, kamu sudah tahu gaji guru honorer Rp 300.000, gaji nakes rendah, itu kenapa MBG ngabisin 335 triliun kamu cuma mingkem. Bohong sekali kamu bilang “sy ikutan kritis kok”; di akun medsosmu mana buktinya? Tere Liye sudah memposting 293x tentang MBG sejak program ini ada. Kamu berapa kali sih mengkritisi MBG? Dan kocaknya, giliran menghujat LPDP kamu berkali-kali posting, berkali-kali posting.
Sana rapatkan barisan, kritisi MBG. Sudah tahu gaji honorer rendah, gaji nakes rendah, malah sibuk ngurus hal lain.
Kamu tahu gak? Anggaran LPDP setahun (25 T) itu cuma 10-15 hari MBG doang!
(Tere Liye)







……jgn2 mmng ada yg mngorkestrasi LPDP biar ribut, gk ada yg sekolah ke LN lg, biar wawasan tambah sempit…..sekalian utk menutupi hal yg lbh besar (kata disway)
very informative articles or reviews at this time.